Tentang Saya (6)

Sedangkan di fakultas, angkatan 81 Fapub diberi kepercayaan keliling Jawa Barat menyelenggarakan oratorium (semacam drama) dalam rangka Dies Natalis Unpad ke-25.


Oratorium itu berjudul “Sebuah Alinea Telah Kami Baca.” Judul ini
menceritakan Unpad yang berusia 25 tahun ibarat sebuah alinea yang telah baca atau dijalani. Ke depannya masih akan banyak alinea lain yang akan dilalui.


Sekitar akhir September 1981 –sekitar dua bulan setekah diterima di Unpad– saya dan teman-teman (termasuk senior Kang Soen– mengobrol ngalor-ngidul di teras ruang kuliah. Ketika itu kuliahnya masih di Jalan Dipati Ukur 35. Setelah ngobrol macam-macam, akhirnya muncul ide bagaimana kalau mendirikan grup rock climbing. Bisa jadi ini muncul karena ketika itu sedang hot-hotnya kegiatan rock climbing di Bandung. Saya masih ingat di Bandung ada kelompok rock climbing terkenal Skygers.


Namun Kang Soen mengusulkan kenapa harus membuat klub yang segmented seperti itu. Apa tidak lebih baik diperluas, misalnya saja klub pecinta alam. Teman-teman setuju dengan ide tersebut dan kemudian direncanakan untuk kembali bertemu. Kalau bisa mengundang teman-teman dari fakultas lain.


Dalam pertemuan berikutnya hadir teman-teman dari berbagai fakultas. Singkat kata teman-teman sepakat membentuk klub pecinta alam. Soal nama dan berbagai peraturan lainnya akan dibahas kemudian. Yang paling mendesak adalah melakukan pendidikan dasar bagi angkatan pendiri. Kami pun berkonsultasi dengan senior pecinta alam maupun pejabat di Unpad, misalnya Pak Joesoef A. Ma’moen (ketika itu PR III), Kang Ichary Soekirno (dosen FMIPA yang juga pendaki gunung), Kang Ekky Setiawan (dosen FKG dan juga pendaki gunung), Pak Junus (guru besar biologi), dan Kang Syarief A. Barmawi (dosen FH dan pecinta outdoor activities).


Mungkin hampir di semua organisasi, yang namanya pendiri pasti unik. Di klub pecinta alam ini pun unik juga. Layaknya pendidikan dasar tentu dilakukan oleh yang lebih senior. Tapi karena klubnya belum ada, maka kami kerja rangkap, ya sebagai panitia pendidikan dasar, juga sebagai siswa pendidikan dasar. Soal dikdas ini nanti diterusin ya …


Setelah selesai pendidikan dan latihan dasar (diklatdas) –demikian kami menyebutnya– selama sebulan, maka pada bulan Maret 1982 kami menyelenggarakan Musyawarah Perhimpunan I (Muper I). Dalam acara inilah segalanya dibahas, mulai dari nama klub, AD/ART, pemilihan ketua, bendera, dll.


Acara yang rencananya berlangsung selama dua hari itu –tapi molor setengah hari karena banyak

| Tentang Saya (1) | Tentang Saya (2) | Tentang Saya (3) | Tentang Saya (4) | Tentang Saya (5) | Tentang Saya (6) | Tentang Saya (7) | Tentang Saya (8) | Tentang Saya (9-end) | CV |