Tentang Saya (5)

Saya berusaha meningkatkan mutu majalah, baik isi maupun penampilannya. Soal penampilan, cover majalah yang tadinya dicetak pakai mesin Gestetner biasa (hitam-pitih), kini menjadi berwarna dengan cara disablon. Begitu isinya menjadi lebih banyak gambar –tentu saja gambar hitam putih.


Waktu itu belum ada komputer. Yang ada cuma mesin tik yang kepalanya panjang, sehingga kita bisa mengetik dengan menggunakan kertas ukuran memanjang. Isi majalah diketik di atas …. (saya lupa namanya, lain kali kalau saya ingat akan saya kasih tahu).


Selain itu, frekuensi penerbitannya pun saya tambah menjadi tiap bulan (sebelumnya dua atau tiga bulan sekali). Alhamdulillah selama saya mengelola majalah tersebut selama lebih dari setahun, waktu terbitnya bisa rutin setiap bulan. Saya salut kepada teman-teman yang saat itu ikut dalam tim Seroja. Tanpa dibayar –dan malah keluar uang– tapi mau begadang untuk mengerjakan majalah secara manual.


Hmmm…. masih banyak sih cerita soal SMA, tapi lain kali saya tambahi.


Arsitektur Lepas


Setelah lulus SMA saya tidak berpikir akan menjadikan jurnalistik sebagai profesi. Pada awalnya saya bercita-cita menjadi arsitek sama seperti ketika SMP saya ingin meneruskan ke STM PU yang orientasinya ke arsitektur. Ketika mendaftarkan diri ke perguruan tinggi negeri melalui Proyek Perintis I (PP-I), untuk IPA saya mendaftar ke arsitektur ITB di pilihan pertama, kemudian pilihan ke-2 dan ke-3 masing-masing UI dan UGM untuk jurusan yang sama.


Sedangkan untuk jurusan IPS, saya daftar ke Unpad dan mengambil Fakultas Publisistik sebagai pilihan pertama, serta UGM dan UI untuk pilihan ke-2 dan ke-3 untuk bidang yang sama.


Hasil tes PP-I yang diumumkan lewat koran ternyata saya tidak lulus untuk bidang IPA. Sedangkan untuk bidang IPS saya diterima di Fakultas Publisistik (kemudian sekarang namanya menjadi Fakultas Ilmu Komunikasi, Fikom) Unpad. Kalau tidak salah, mahasiswa Angkatan 1981 Fapub Unpad yang diterima adalah 111 orang. Penjurusan dilakukan pada semester ke-3. Di Jurusan Ilmu Jurnalistik –di mana saya berada :-) – hanya ada 15 mahasiswa. Sisanya masuk ke Jurusan Ilmu Humas dan Jurusan Ilmu Penerangan.


Setelah melalui masa mapram (masa pramahasiswa), maka secara de facto saya diterima sebagai mahasiswa Unpad. Di luar kegiatan belajar yang rutin berlangsung tiap hari, angkatan 81 Unpad adalah satu-satunya angkatan yang di hari pertamanya menjadi mahasiswa Unpad menyelenggarakan pertemuan dengan para petinggi Unpad di aula. Ini adalah forum bebas, forum tanya jawab. Konon ini untuk yang pertama kalinya terjadi di Unpad yang diselenggarakan green student.

| Tentang Saya (1) | Tentang Saya (2) | Tentang Saya (3) | Tentang Saya (4) | Tentang Saya (5) | Tentang Saya (6) | Tentang Saya (7) | Tentang Saya (8) | Tentang Saya (9-end) | CV |